Terbaru :
Modifikasi Terbaru

Jupiter MX 2010 Grey Evolutionz

Perkenalkan, nama saya Yustar Afif Maulana, asal Bojonggede - Bogor memiliki motor Yamaha Jupiter MX tahun 2010, yang saya beri nama Grey Evolutionz. Mengapa saya beri nama tersebut? karena motor saya ini memang berwarna dasar abu-abu dan selalu berevolusi setiap bulannya. xixi

Konsep dari motor ini adalah bebek sport harian, mengusung tampilan dari Yamaha R6, membuat tampilan "si grey" jadi gagah. Meskipun gagah, si grey tetap nyaman dipakai di jalan.

Saya hanya bermain di bagian body saja, dada depan dan fairing full custom fiber buatan Lent Automodified Purbalingga, sedangkan body belakang buatan Pitstop MX Bekasi.

Spesifikasi :
Stang : Yamaha X1R Thailand
Body : Custom Fiber Made in Lent Automodified & Pitstop MX
Swing Arm : Banana HKS
Velg : Ori
Ban : Hirundo 90/80 dan 100/80

Bautista "Kami membayar semua di akhir musim"

Bagi sebagian besar balapan, GO & FUN Honda Gresini terlibat dalam pertempuran titanic seluruh tempat keempat dengan Rakasa Yamaha Tech3 Cal Crutchlow. Akhirnya keduanya akan pipped ke pos oleh Yamaha Factory Racing Valentino Rossi, yang mencuri keempat di kompleks akhir sudut.

"Saya sangat senang dan saya pikir kami memiliki balapan yang hebat hari ini," kata Bautista, yang finish di urutan keenam dari kelima di grid. "Jelas saya lebih suka untuk menyelesaikan keempat tetapi keenam dan cara kita mendapatkannya bukanlah hasil yang buruk. Sayangnya, aku harus mendorong bagian depan lebih sulit daripada aku akan menyukai di bagian pertama dari perlombaan dan kami membayar harga di akhir, ketika aku tidak mampu untuk mempertahankan posisi saya dari Crutchlow.

"Ini memalukan tapi saya senang pula, kami memiliki perasaan yang fantastis dengan sepeda sekarang dan kami melakukan pekerjaan yang baik jadi saya ingin mengucapkan terima kasih khusus kepada tim dan orang-orang di Showa, Nissin dan tentu saja di Honda . Sekarang kita dapat melihat ke masa depan dengan lebih percaya diri. "

Tempat keenam Bautista adalah keempat tahun ini sejauh ini, setelah Grand Prix Qatar, Spanyol dan Perancis. Hasil yang terbaik untuk saat ini adalah keempat di Laguna Seca tiga pekan lalu.

Dokter yang Cinta Modifikasi Motor




MEDAN (DP) — Gubahan yang dialami Kawasaki KLX 150 lansiran 2011 tidak terlihat terlalu mencolok. Beberapa komponen  dan cat bodi diganti.

Awalnya, Yudhistira, pemilik, mengubah KLX-nya menjadi bergaya supermoto look saja, untuk wara-wiri menemani profesinya sebagai dokter di Medan.

Karena dokter ayu ini kurang percaya diri dengan penampilan KLX yang dianggapnya cuma begitu saja, Yudhistira pun meluncur ke Jl. Sutrisno, Medan, guna meminta bantuan ke Mas Boy di bengkel SuperMoto Corner Medan untuk meng-upgrade bagian kaki-kaki dan mengubah warna tubuh KLX.

Umumnya, bodi KLX 150 dibalut dengan decals. Namun Yudhistira memilih menyemprotkan cat air brush ke tunggangannya. Tema yang dipilihnya sedikit berpenampilan kendaraan custom di Meksiko dan dipadukan tema chopper dengan motif pin striping di sekujur bodi.

Angka “13″ yang menjadi kebanggaan Yudhistira ditorehkan di bagian kanan-kiri body dan bagian depan. Baginya, angka keramat yang ‘identik’ dengan mitos kesialan itu sangat bermakna baginya karena tanggal dirinya diwisuda menjadi dokter, tanggal pembelian KLX,  tanggal ‘membangun’ sepeda motor kesayangannya itu, dan lain-lain. [dp/Kuh]

Spesifikasi Modifikasi:
Upside down Husqvarna WR 250 07
Arm Suzuki DR 350
Velg San Remo Italy 3,5×17 – 4,25×17
Teromol WR
Jeruji DRZ
Ban Avon Distanzia ukuran120/70/17-150/60/17
Fender Depan Polisport SM line
Lampu UFO Stealth
Fatbar Azonic Double Cross
Brake Set Brembo KTM
Fender Belakang YZ 125
Tail Light DRC
Knalpot Custom By Supermotocorner
Airbrush Custom By Supermotocorner


Sumber : dapurpacu

Modifikasi Jupiter Setan Jalanan



Kelly Wijanarko, menyebut motornya ini adalah Blue Devil, soalnya doi suka sama warna biru yg calm, akan tetapi motor Jupiter MX keluaran tahun 2009 ini pingin di dandaninya.
Andrew MX, bengkel modifikasi jadi pilihan, “selain teman harga lebih miring, hasil bisa di bandingkan”, ungkapnya.
Dengan konsep minimalis motor sport, jupiter miliknya di dandani menjadi garang, sekarang bagai sang petarung jalanan. Edo

Spesifikasi :
Stang : Yamaha X1R Thailand
Body : Custom Fiber
Velg : Ukuran 2,5" dan 3,5"
Ban : Corsa 100/70 dan 120/70
Footstep : NUI
Modifikasi : Andrew MX Modification Jakarta

Pecinta Valentino Rossi



Motor sport lansiran Yamaha seperti Vixion, Byson atau Scorpio Z memang kerap wara-wiri di bengkel modifikasi. Namun, terbilang jarang motor sport Yamaha ‘berharga mahal’ yang ikutan dirias. Motor sport ‘mahal’ Yamaha memang masih dipegang YZF R6 atau YZF M1.

Nah, Ucin juga ternyata penyuka modifikasi. Tapi motor miliknya yang masuk bengkel modifikasi adalah YZF R6. Walau tidak banyak berubah, Ucin mengaku hanya merubah tampilan kelir motornya. Dirinya sendiri mengaku memang sangat mengidolai Valentino Rossi. Karenanya, tunggangan kesayangan berubah tampilan dengan sentuhan modif air brush Rossi warna kuning dan  hitam serta gambar matahari dan bulan.

Untuk menopang proses modifikasi, Robert memberikan mahar total sebesar 5 juta rupiah. Sementara lama pengerjaannya memakan waktu selama satu bulan. Untuk modifikasi, Ucin mempercayakan kepada Welly air brush. Untuk memperkuat kesan gagah, Ucin ikutan merombak sektor kaki-kaki yakni ban depan Battlax 120/70-17 BT 016 dan belakang Battlax 180/55 BT 016. Selain itu, tambahan lain adalah lubang buang. Agar makin ngacir dan terdengar gahar, knalpot dicomot dari Two Brother Racing C series alumunium.

“Selesai pengerjaan motor berubah total. Walau hanya pada kelir dan ban dan knalpot tapi ini sudah menggambarkan kesukaan saya pada Rossi. Untuk memperkuat itu semua, tanda tangan dan nomor 46 saya sematkan di tanki,” ujar penggemar balap ini.

Pemilik: Ucin
Motor : Yamaha YZF R6 (2010)
Knalpot: Two Brother Racing C Series Alumunium
Ban Depan: Battlax 120/70-17 BT 016
Ban Belakang: Battlax 180/55 BT 016
Modifikator: Welly  Airbrush, Jalan Harapan Indah Blok RR / 3 Bekasi ( 021-96033144)

Sumber : motoderam

Team Motorsport Yamaha 2013


Jelang akan bergulirnya balap resmi Yamaha bertajuk Yamaha Cup Race (YCR), digelar launching team motorsport Yamaha 2013. Perkenalan digelar di kantor pusat Yamaha Pulogadung, Jaktim.  Launching berlangsung pada Kamis (28/2) pukul 10.00 WIB. Perkenalan ini dihadiri seluruh pebalap dan tim yang akan terjun di event balap motor nasional tahun ini.

Selain itu, hadir pula jajaran BOD Yamaha yakni Dyonisius Beti (Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing), M. Abidin (General Manager Service and Motorsport PT YIMM), Yutaka Terada (Marketing Director PT YIMM), Eko Prabowo (General Manager Marketing Communication & Community Development PT YIMM), Supriyanto (Manajer Motorsport Yamaha Indonesia) serta Yusuke Koizumi (Motosport Advisor PT YIMM).

Sebelum launching resmi dibuka, jajaran BOD Yamaha berpose bersama pebalap dan manajer team balap. Selanjutnya, selubung dibuka untuk memperkenalkan satu unit Yamaha Jupiter Z yang akan digunakan dalam mengarungi sirkuit nantinya. Selain memperkenalkan line up pebalap dan team, acara ini dilakukan sebagai koreksi dan konsolidasi menyongsong balap tahun 2013 ini. Selain itu, beberapa pebalap potensial juga ikut dilirik demi regenerasi pebalap Yamaha ditahun depan.

“Yamaha konsisten menggelap balapan dan menghadirkan pebalap berprestasi. Catatan juara akan meningkatkan skill dan kemampuan pebalap serta untuk meningkat kepada jenjang yang lebih tinggi. Kami akan mendukung potensi pebalap tanah air,” papar Dyonisius Beti.

Sementara itu, motor yang akan digunakan tetap pada tunggangan sebelumnya yakni Jupiter Z. Untuk kelas Indoprix akan menggunakan Jupiter Z1 dan kemungkinan motor ini juga nantinya akan digunakan untuk lima region yang ada. Pada 2012 lalu, Yamaha menguasai empat region kelas MotoPrix yakni Region 1 (Sumatera), Region 2 (Jawa), Region 4 (Kalimantan) dan Region 5 (Sulawesi dan Papua) dan hanya melepas di Region 3 (Bali). Lalu di kelas 115cc Indoprix dan Kejurnas Supersport Yamaha juga menorehkan tinta emas. Yamaha Indonesia juga juga berjaya di Asia Road Championship atas nama Hadi Wijaya di kelas 115cc.

Team Motorsport Yamaha 2013 Resmi Diperkenalkan Merujuk pada hasil positif dengan raihan prestasi yang membanggakan, Yamaha berharap tahun ini akan kembali mengulang sukses. Harapan tersebut diperkuat dengan kekuatan 74 pebalap dari 36 team yang beda. Yamaha akan mengikuti tiga event yakni Indoprix, Motoprix (region 1 sampai 5) dan Kejurnas Supersport. Mengusung tagline "Bersatu unuk Menang",  Yamaha bersiap menyambut musim balap tahun ini yang lebih kompetitif dan penuh dengan kejutan. Sementara itu, Supriyanto mengaku optimis dengan line up pebalap saat ini. Apalagi dengan tunggangan Jupiter Z yang bisa mendongkrak prestasi pebalap di arena sirkuit.

“Dengan line up yang ada untuk menyambut balap  tahun ini kami optimistis bisa merajai semua kelas. Hal ini ditopang dengan manajemen yang profesional dan mendukung kebutuhan tim. Kami harap semua akan menjadi kenyataan,” tegasnya. Sebelum perkenalan Team Motorsport Yamaha resmi ditutup, poto bersama antara para pebalap dan BOD Yamaha dilakukan didepan kantor pusat Yamaha, Pulo Gadung Jaktim.

LINE-UPYAMAHA TEAM RACING 2013:

Motoprix: Region I (10 pebalap -  4 team), Region II (18 pebalap  - 9 team), Region III (10 pebalap - 4 team), Region IV (7 pebalap  - 3 team), Region 5 (14 pebalap - 5 team). Indoprix: (12 pebalap – 8 team) dan Kejurnas Supersport (3 pebalap - 3 team).

Sumber : motodream

Yamaha Bison Street Fighter, Safety Buat Touring


Trisno memang dikenal sebagai salah satu punggawa Byonic Jakarta Timur. Sebagai seorang bikers dirinya tidak hanya menomorsatukan perjalanan jauh atau biasa disebut turing. Karyawan swasta ini juga sangat memperhatikan tunggangannya. Karena itu, Yamaha Byson rilisan 2010 miliknya ikutan dioprek. Namun, karena memang tampilan motor berkekuatan 153cc ini sudah cukup keren, Tris sapaan akrabnya hanya menyematkan beberapa part pendukung untuk memperkuat imej street fighter yang memang sudah kental.

Untuk menyempurnakan idenya, Tris membeli beberapa barang pada bengkel aksesoris milik Dex Arto Custom sekaligus memasangnya disana. Rombakan yang paling terlihat adanya teralis (pipa) yang menggantikan semi fairing yang ada di motor miliknya. sementara, bodi bagian buritan dicopot dan hanya tersisa rangka. Headlamp bawaan juga dilepas untuk dipasangkan punya Scoopy untuk memperkuat konsep awal dan sorotan lampu semakin terang.

“Konsepnya sih masih street fighter, tapi saya ingin mempertegas tampilan saja. Karena itu, ada beberapa aksesoris tambahan yang saya sematkan. Ini menurut saya sudah mewakili keinginan saya,” paparnya.

Puas mengutak-atik tampilan, sektor mesin Byson putih itu juga ikutan ditingkatkan. Speed awal dirasa masih kurang dan dinaikan menjadi 200cc. Menurutnya, tampilan gahar harus didukung dengan kecepatan yang mumpuni. Walau demikian Tris mengaku masih merasa kurang dengan motornya, rencananya untuk menyempurnakan tungganyannya, akan disematkan model akrapovic. “Kalau motor standar mau di modifikasi, kalau sudah jadi pasti ada beberapa hal yang mesti dibenahi. Modif motor memang nggak pernah ada habisnya mas,” imbuhnya.

Motor hasil kreasi sendiri ini untuk sementara mampu membuat Tris percaya diri. Selain itu motor hanya dibawa untuk menemaninya beraktivitas dan menyalurkan hobi bersama rekan-rekan di Byonic Jakarta Timur.

SPESIFIKASI BYSON 2010
Konsep: Street Fighter
Total biaya: Rp 10 juta
Bengkel: Reza Speed, Harapan Indah Bekasi (021-40991450)
Knalpot: Doctor Muffler
Tanki: Dex Arto Custom
Spion: Jupiter MX
Ban belakang: Battlax BT92 (150/60-17)
Headlamp: Scoopy
Lampu belakang: Custom
Spatbor depan: Ninja 250
Mesin: Bore up 200 cc

Sumber : motodream

Cara Ganti kabel Speedometer Zupiter Z


Kali ini disajikan cara mengganti kabel spidometer yang putus pada Yamaha Jupiter Z. Cara gantinya tergolong mudah..dah..dah... Ya, nggak perlu diceritakan dong, kan mudah. Tinggal ganti, asal mengerti bahasa Cina soal jepit dan putar, obengtang. Hehe, maksudnya tang jepit dan obeng plus. Yang baru pertama kali pegang obeng pun dijamin langsung bisa, ah ada-ada  aja nih penulisnya.

Langsung kerja, jangan ngomong melulu. Pertama beli dulu kabel spidometer yang baru, yang asli harganya Rp 25 ribu. Sekarang posisikan motor  dengan standar tengah dulu. Lalu buka baut pengunci kabel spidometer pake tang. Letakknya ada disebelah kiri roda depan. Ingat muternya ke kiri atau berlawanan arah jarum jam.

Lanjutkan dengan membuka batok lampu depan pake obeng plus. Ada empat baut yang harus dilepas, 2 baut ada di bagian depan dan 2 lainnya dibagian belakang. Cabut soket kabel kelistrikannya, lalu kendurkan baut pengunci kabel spido yang terhubung ke panel dengan tang. Putar ke kiri juga ya.

Setelah terlepas tinggal tarik kebawah kabel yang sudah putus. Lalu pasang kabel yang baru. Pasangnya kebalikan dari proses tadi. Gampang kan?? Ya, ya, kamsia. GS

Sumber : maniak motor

Tes Ride Yamaha New Mio GT 2013


ManiakMotor – Layaknya konsumen metode pengetesan bbm yang dilakukan awak maniakmotor.com pada Yamaha New Mio GT 2013. Konsumennya pun bukan cewek, tapi pria yang cenderung ‘ugal-ugalan’, dia mahir mengendara. Kalau tidak, mana layak kerja di portal ini. Beda dengan irit-iritan yang mengatur putaran mesin. Diibartakan pengendara yang sedang kejar waktu dari Jakarta ke pinggiran, beliau ingin buru-buru ke rumah, tak peduli boros, kan beda setetes. Jakarta adalah tempat bekerja, pinggirannya tempat tinggal.

Macet-macet dalam kota, siap-siap dengan minuman di konsol ini

PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacture (YIMM) memang meminjamkan Mio GT untuk diperlakukan 'sesuka hati'. Sebelumnya 'dilancarkan' dulu otot-otot mesin dan sasisnya kurang lebih 50 kilometer. Itu sama saja dengan raning oderdil. Di kampung dulu disebut endrien, endrein atau andrain, ya pokoknya gitulah. Tujuannya komponen yang masih gress dan terutama  belt CVT ngeplak dengan jalur puli dan rollernya lencar bergarak pada got. Kompon ban IRC supaya panas dulu. Ah, macam balap kau. Padahal kau itu pemuda berbandan gelap, tau??? 

Real membuktikan konsumsi bahan bakar tiap liternya. Tidak ngarang! Caranya, tangki bahan bakar dikuras  dahulu sampai kering. Bahkan setelah tangki kosong, mesin dihidupkan dan dibiarkan sampai mati sendiri. Setelah itu diisi 1 liter. Maklum, janjinya 1 liter bensin bisa tiga kecamatan yang akan dilewati. Nah hitung saja kampung yang bisa dilalui. Sebetulnya dari pabriknya diisi pertamax yang oktannya di atas 92. Sementara, portal ini mengisinya dengan premium. Itu layaknya konsumen kebanyakan. 

Khawatir juga mesin sulit hidup macam mesin berkarburator usai kehabisan bensin. Tapi, sekali pijit tombol starter, langsung ser, ser, seeer. Berarti benar kata M. Abidin, selaku Manager Technical And Service YIMM ketika launching Mio GT. Bahwa, “Pompa bensin di dalam tangki hanya butuh suplai listrik sedikit, namum peformanya tinggi menyalurkan bahan bakar ke injector!" 

Pijakan kaki yang luas, juga tidak mudah terpeleset, walau ziig-zag Start pukul 17:30 WIB dari ‘kandang’ portal ini  di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan. Arah pengetesan ke Depok via Jagakarsa, Tanah Baru, Beji, Limo Cinere. Itu jalur ‘neraka’, campuran macet dan adu kecepatan.  Didominasi jalur sempit dengan frekuensi motor yang memang isinya Jakarta tiap hari. Apalagi saat jam pulang kantor, wuiih. Sekali lagi, tujuannya mendalami karakter pekerja yang ingin segera sampai rumah, bukan pengetesan irit-iritan atau mengendara normal yang selisihnya bisa 15 km untuk seliter. 

Kecepatan yang ditunjuk spidometer Mio GT variatif mulai 10 km/jam sampai dengan 80 km/jam. Beberapa kali akselerasi diadu sesama urban, melesat macam anak panah. Tak pandang bulu, bulu kucing dan nggak sebut bulu harimau disandingkan dengan  matik, bebek sampai sport dikompori agar kebut-kebutan. Eeeeei (orang Ambon), akselerasi Mio GT lebih cepat. Patut di garis bawahi, adu akselerasi dengan sport kapasitas 150 cc antara 20-70 km/jam. 

Masuk kecepatan 80 km/jam bukannya melempem, tapi memang sport sedang enak-enaknya ganti reduksi lebih tinggi. Sport yang dikejar juga Yamaha, hehehe. Sementara  Mio GT memang dibuat rata akselerasinya, entakannya cepat namun tidak tersentak walau selongsong gas dibuka dengan dadakan (kasar). Gejala ngok atau tesendat nyaris nggak ada. "Kan katup kupu-kupu di throttle body ada dua. Dia bekerja sesuai kebutuhan i beban, suhu dan situasi lingkungan  dibaca melalui sensor," tambah  Abidin yang di wawancara saat launching Mio GT. Kata lainnya itu berkat layanan YMJET-FI. 

Setangnya mudah mengarah alias lincah di belantara macetKarena kondisi lalulintas padat, waktu 45 menit telah berlalu, tapi mesin belum mati juga. Setang dan posisi duduk Mio GT yang ergonomik pas dengan orang Indonesia rata-rata  tinggi 170 berat 78 kg, seperti tester ini coba diarahkan ke lalulintas yang lebih macet di jalur sempit. Akselerasi dan kelincahan motor coba salip mikrolet yang melaju 30-40 km/jam. , dan terbukti akselerasi halusnya Mio GT selalu bisa membawa motor dan testernya selamat alias tidak nyangkut di tengah-tengah mobil yang disusul. Setelah beberapa lama, barulah mesin motor berhenti, tanda premium di dalam tangki habis. 

Saatnya menghitung waktu tempuh. Saat pengisian bahan bakar odometer menunjukan 63,5 kilometer. Daaaaaan, saat bensin habis, angka menunjukan 105,8 kilometer. Artinya 1 liter bahan bakar bisa menempuh 42,3 kilometer pada belantara macet Jakarta dengan perlakukan kasar yang stop and go. Ingat ya, testernya kegedean (78 kg), nggak cocok bawa matik. Ini bila mengendaranya menjaga rpm pasti lebih irit lagi, dong. Apalagi di jalanan lengang. Nah tunggu saja versi yang dibawa cewek, ya  cewek sendiri yang akan ngetest dan luar kota. Adit

Sumber artikel by : maniakmotor

Honda Tiger Purwokerto

ManiakMotor - Konsep yang ditawarkan jelas street fighter (SF). Tulen! Buntut yang nungging abizz ingin disundul motor lain, hehe. Katanya, yang nungging-nungging  adalah ciri utama SF. Kalau nungging kan biar disebut petarung jalanan.  Itu istilah dari Jawa Tengah, asal Honda Tiger 2005 ini dimodifikasi.  Maklum, yang sedang nungging begitu seperti ayam jago mau diadu, ya petarung.

Agus Djanuar selaku modifikator dari Kalika Bike Design (XKBD), Purwokerto, Jawa Tengah ini, menyebutnya SF ‘buntung’. Waduh, beda lagi! Katanya tadi nungging, sekarang buntung, mana yang benar nih? Ya, “Lantaran sub-frame aslinya hilang semua, kena gerinda. Itu diatur ulang untuk single seater lantas dibuat empat titik untuk pegangan bodi belakang. Hasilnya nungging tapi buntung,” kata Agus. 

Jadi binun nih mas. Mungkin maksudnya  hanya untuk ciri anak Minor Fighter (MF). MF adalah komunitas dengan tampilan motor yang radikal. Ya, seperti  yang brosist simak difoto itu. Banyak yang kira, MF ‘kaum’ penganut paham  egois. Pacar, istri, tetangga tak boleh ikutan saat riding. Padahal itulah makna petarung, berani ambil resiko sendiri alias rela meninggalkan istri di rumah dan cari yang baru di luar yang nungging agar sama nungging dengan motornya. Hahahaha, kwkwkwk..becanda Mas...

Makanya, untuk percaya diri, “Petarung mesti macho, berotot,  gagah, nungging dan buntung. Lihat saja tuh piranti moge dijejalkan demi kesan itu,”sambung  Oki Putra, si pemilik ‘macan’ lansiran 2005 yang juga asli kota Mendoan, Puerto Rico alias Purwokerto juga.

Ditanya soal handlingnya?  Ah, biar itu urusan si joki. Namanya joki pasti sudah punya teknik menunggangi macan buntung dan nungging ini. “Yang harus ditanya cara memasang part moge ke Tiger, seperti tulisan-tulisan maniakmotor.com. Kok ini beda cara bertanya dengan tulisan di portalsampeyan,” kritik Agus pada reporter portal yang menulis modifikasi ini.

Padahal Mas Agus telah bercerita mengubah komstir sesuaikan dengan punya Tiger. Sedangbelakang  biking swing arm model ‘A’ jadi ‘H’, karena akan diberi monosok. Seraya dia bilang untuk aman memang harus dibuatkan bushing-bushing baru yang presisi dan sesuai dengan kebutuhan.Termasuk bikin nungging itu, brosist! Sayang, reporternya malah ikut nungging ketimbang meladeni ilmu pertukangan modifikasi. Ardel

Sumber Foto&Artikel by : maniakmotor

Suzuki NEX Raih “The Best Skutik Standard” di IMOTY 2012


Indonesia Motobike of The Year (IMOTY) adalah ajang pengujian kendaraan roda dua yang dilakukan oleh majalah MOTOREV, dan telah menginjak tahun ke-5. IMOTY merupakan pengujian motor terbesar pertama di Indonesia, karena motor yang diuji dari berbagai merek dan kategori, termasuk motor barang/komersial atau motor roda tiga.

Dengan menampilkan dewan juri yang terdiri dari berbagai kalangan independent, IMOTY telah membuktikan kredibilitas dan kualitas terhadap sertifikasi gelar yang diberikan. Setiap tahunnya IMOTY selalu memberikan penghargaan yang disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan industri motor Tanah Air. Pemenang IMOTY berdasarkan kelas masing-masing pun diumumkan dan Suzuki NEX meraih penghargaan ini sebagai ”The Best Skutik Standard”. Suzuki nex dengan tagline Irit, Lincah dan Gaya memang berhasil, dibuktikan pada IMOTY 2012 dimana nex adalah terhemat dalam pemakaian bahan bakarnya.

Penilaian terhadap Suzuki nex yang dikutip dari majalah MOTOREV :
Semua juri menilai bahwa posisi pengendaraannya sangat baik, artinya tangan memiliki posisi yang pas di setang. Untuk mengoperasikan segala yang dimiliki NEX bisa dilakukan dengan mudah. Berbagai kemudahan melahirkan nilai plus buat NEX. Uji jalan, di tanjakan Nex paling bertenaga bila dilhat dari nilai para juri. Mesinnya terasa lebih agresif, cuma pada putaran tinggi mesin terdengar sedikit berisik. Handling pun cukup baik, dalam menikung motor terasa ringan dan mudah dalam melakukan over taking pada kecepatan sedang sampai tinggi. Karena mungil didukung tenaga mesin yang baik, motor sangat lincah untuk dipergunakan di perkotaan. Saat sto &go, tarikannya sangat halus dan langsung melejit saat putaran mesin berada pada posisi tenaga maksimum. Kemampuan mesin didukung pula oleh kinerja remnya. Pengujian pengeraman pada kecepatan rendah (30km/j) motor berhenti pada jarak 3,917 meter saja paling dekat dan paling cepat berhenti. Sesuatu keunikan ada pada Nex, sistem bahan dengan karburator ternyata tetap memiliki kinerja prima. Akselerasi dan konsumsi bensinnya unggul dibanding para pesaing lainnya. Walau tertinggal dalam pengumpulan angka di bidang desain tapi di bagian lain Nex memiliki banyak keunggulan. Dan akhirnya Nex bisa mengumpulkan angka tertinggi di Kategori Skutik Standard dengan total nilai 11692,43.
Sumber : suzuki.co.id

Soul GT Ala Fast and Furious


JAKARTA Yamaha terus berinovasi melahirkan motor-motor baru. Segmen anak muda yang merupakan pasar penting mendapatkan suplai baru Soul GT Street Series.

Setelah meluncurkan Soul GT awal April lalu, Yamaha kembali memperkenalkan keluarga baru motor matik berteknologi Fuel Injection itu. Lahirlah Soul GT Street Series yang lebih ditujukan buat anak muda dengan tagline sama “Keren, Lincah, Irit”. Baik Soul GT maupun Soul GT Street Series desainnya terinspirasi mobil sport dunia seperti yang ditampilkan dalam film Fast & Furious. Jika Soul GT lebih pada desain muscle sport car, Soul GT Street Series lebih didesain seperti sport street car.

Grafis Soul GT Street Series membuat pengendaranya jadi pusat perhatian dengan warna colorful dan penambahan stiker dalam jumlah besar hampir di sekujur bodi motor. 
Striping itu terletak pada cover body depan, spackboard depan, cover leg shield dan cover body samping. Pola-polanya tajam dengan sudut-sudut aerodinamis. Agar lebih sporty di beberapa bagian grafis ada corak carbon pattern juga terdapat pada grafis Soul GT Street Series. Dan untuk mempertegas identitasnya disematkan logo GT lebih besar. Menariknya lagi, lampu senja (position lamp) Soul GT Street Series berbentuk angel eye (mata malaikat) sama seperti Soul GT tapi lebih fokus lagi karena ada tambahan grafis. Lampu angel eye itu terinspirasi dari lampu sedan mewah Eropa. Wheel pin stripe pada Soul GT Series yang tidak ada pada Soul GT membuat penampilannya tambah memikat.

”Kehadiran Soul GT Street Series diharapkan semakin memperkuat penjualan Yamaha. Sejak dikeluarkan pertama kali di April tahun ini, hingga September Soul GT sudah terjual 186.403 unit. Jumlah ini menjadikan Soul GT motor terlaris ketiga Yamaha setelah Mio J CW FI Teen (276.835 unit) dan V-Ixion (241.668 unit),” jelas Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia.

Sebagai informasi, Soul GT merupakan pengembangan terkini dari Mio Soul disempurnakan teknologi mutakhir Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI). Dilengkapi forged piston dan diasil cylinder untuk meningkatkan performa dan durabilitas mesin, menjadikan Soul GT tampil dengan kualitas mumpuni.

Spesifikasi mesin Soul GT Street Series sama dengan Soul GT menggunakan tipe mesin 4-langkah, 2 valve, SOHC, berpendingin kipas dan berkapasitas 113 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 7,75 PS di putaran 8.500 rpm dengan torsi puncak mencapai 8,5 Nm di 5.000 rpm.
Sumber : yamaha-motor.co.id

Ariel 1937, Bangkit Setelah 50 Tahun Di Dasar Sungai


GILAMOTOR.com. – Di kalangan pecinta motor antik, nama Ariel NH 350cc lansiran 1937 ini bukan lagi mahluk asing. Tapi, mengingat kisah dan sejarah motor yang “bangkit dari kubur” menjadi sesuatu yang luar biasa.

Lebih dari 50 tahun, motor ini terpendam di dalam pasir dan derasnya aliran sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa, Sungai Brantas. Dan di tahun 2006 bangkai motor ini ditemukan oleh seorang penggali pasir Sungai Brantas.

Tak ubahnya sebuah Mumi yang hidup kembali, setelah dua tahun ditemukan motor ini hidup kembali dan bahkan sudah menjelajah jalan Jogjakarta-Bali-Lombok dan kembali ke Jogjakarta. Konon, diceritakan warga Bojonegoro yang tinggal di bantaran Sungai Brantas, motor tersebut adalah milik seorang bule yang dibunuh warga pribumi waktu jaman penjajahan Belanda dan mayatnya dilempar ke Sungai Brantas bersama motornya.

Sulistyo Budi yang kini menjadi empu motor tersebut menjelaskan, meski keadaan motor tersebut sudah jauh dari kondisi normal, namun bagi pecinta motor antik ada alasan tersendiri yang membuat sebuah motor menjadi sangat bernilai.

“Seninya jadi seorang pecinta motor antik, ya masing-masing punya alasan yang berbeda. Bahkan terkadang ada hal yang dianggap orang lain tak masuk akal,” buka warga asli Klaten yang tinggal di daerah Jl Prambanan – Klaten Km.3 ini.

Menurut lelaki berambut gondrong ini, pada tahun 2006 silam seorang penggali pasir menemukan motor ini dengan kondisi terdapat tali Jadung (tali yang terbuat dari kulit bambu-red) yang mengikat sebuah tengkorak manusia. “Menurut masyarakat sekitar Sungai Brantas, saat masa penjajahan sebelum RI merdeka, memang ada kejadian pembunuhan terhadap seorang bule yang sedang naik motor oleh warga pribumi, mayat dan motornya kemudian dimasukan ke Sungai Brantas,” beber lelaki yang akrab disapa Sulis ini.

Nah, tengkorak yang terikat di motor Ariel tipe NH bermesin 350 cc itu diperkirakan sebagai pemilik motor pertama dengan rentang kejadian pembunuhan sebelum tahun 1945.

Saat pertama diangkat oleh si penggali pasir dari lumpur dan pasir sungai Brantas, rangka nya dipotong jadi tiga bagian dan dijual ke pemulung rongsokan seharga Rp 350 ribu. Sempat berpindah tangan ke orang lain dan terakhir dimiliki oleh mbah Warjo asal Kediri. Di bengkel milik mbah Warjo inilah ketiga bagian rangka itu disatukan kembali.

“Sebenarnya, yang pertama ditemukan bukanlah motor, tapi rangka mobil Fiat “Konde” rakitan tahun 40-an yang udah tak bermesin, selang beberapa saat setelah rangka mobil diangkat dari dasar Sungai Brantas ditemukanlah motor Ariel NH 350 ini,” terang Sulis.

“Tahun 2008 saya nekat nebus motor ini meski kondisi mesin belum hidup bahkan banyak banget bagian motor sudah terkikis oleh derasnya aliran sungai Brantas. Jadi banyak teman berkata saya gila dan sinting ha ha ha,” ujar lelaki gondrong yang nekat ngerogoh duit 22 juta untuk bisa meminang motor tua buatan tahun 1937.

Meski secara fisik motor ini sudah seperti rongsokan tak bernilai karena banyak karat dan terkikis aliran air Sungai Brantas, tapi bagian mesin ternyata masih bagus dan berfungsi baik. Sisa oli yang terdapat di dalam mesinnya membuat jantung pacu Ariel NH 350 ini terlindungi dari korosi.

Restorasi jeroan mesin yang dilakukan Sulis hanya mengganti piston dan ring bawaan dengan piston kepunyaan Mazda dan pengapian aslinya diganti CDI milik Honda Grand.

“Bagian yang paling susah adalah ngusir 3 mahluk halus yang dari dulu bersarang dan menjaga motor ini. Sampai-sampai istri saya dan karyawan bengkel sering melihat penampakan hantu di motor itu. Tapi setelah dilakukan “upacara selamatan” akhirnya si hantu tersebut mau damai dan motor pun bisa hidup dan jalan lagi,” beber pemilik Zundapp 50cc dan BSA Side Klep tahun 1941.

Saat acara ulang tahun Himpunan Motor Tua di Bali tahun 2009 lalu, jadi langkah awal Ariel NH 350 menapak kembali aspal Indonesia setelah bangkit dari tidur panjangnya di dasar Sungai Brantas. Motor racikan duet maut James Starley dan William Hillman asal Inggris di tahun 1870 silam ini pun seperti hidup kembali.

“Anehnya, meskipun sudah tiga kali motor ini dijual ke orang lain, motor ini tetap kembali lagi ke saya seolah enggak mau pindah dari tangan saya,” tutup pria yang kini menjabat sebagai President Bajak Laut M.C sambil berbisik “terakhir ada yang nawar sampai 37 jeti”.

Sumber : gilamotor.com

Ganti Kampas Rem Vario (Tips Standar)


ManiakMotor-Konstruksi kampas rem belakang bebek dan matik seperti Honda Vario sama saja. Cuma untuk mengganti komponennya pada Vario perlu trik yang beda. Itu biasa, setiap merek dan tipe pasti urutannya lain. Di roda belakang Vario terdapat part transmisi otomatis alias CVT. Pun begitu tak perlu bingung, kalau bingung pegang kepala saja brosist.  

Nah, tips ini juga obat bingung. Resepnya diluarkan  Zupriono, teknisi bengkel SMK Panca Bhakti. Dia coba memandu untuk menuntaskan respnya. Katanya, rem Vario dicek pada  permukaan kampas. “Biasanya diukur pakai sketmat ketebalaannya, spesifikasi 2 mm, dibawah itu berarti sudah saatnya diganti,”terang teknisi yang sempat bekerja di PT AHM ini.

Gejala yang sering timbul akibat keausan pada kampas rem selalu diiring bunyi lebih dulu dan pasti kurang pakem.  Harga kampas rem baru Vario orisinal  Rp. 41 ribu dan  KW sekitar Rp. 27 ribu. Langsung siapkan alat macam  kunci T10, ring 14, ring 12, shock 22. Eit, sering baca tips portal ini, udah mulai punya kunci-kunci sendiri kan bro?

Gimana, makin pintar praktek sekarang ya?Mantap…Mari lanjut, posisikan motor dengan standart tengah. Cari  tempat yang cukup lapang. Jika sampeyan punya anak kecil, untuk sementara disuruh jaga sama ibunya. Takutnya dia asal pegang barang-barang. Nah, barang-barang ini harus punya wadah sendiri, agar tidak berceceran dan mudah didapat saat dipasang kembali. Ingat kehilangan satu alat akan memperpanjang jam perkerjaan dan malah menudanya.

Mongggo kenalpotnya dilepas terlebih dahulu, tentunya bukan dengan komat-kamit bimsalabim akan copot sendiri. Lepas 3 baut pengikat kenalpot dengan T10 dan ring 14. Tapi ingat, jangan lepas kenalpot saat masih panas ya bro, waduh! Setelah dilepas, jangan asal naruh, tapi letakkan di tempat yang aman, juga tiga baut yang dicopot tadi ditaruh dalam wadah khusus.

Ukur ketebalan kampas, di bawah 2 mm sudah harus ganti

“Berikutnya lepas mur roda dengan sok 22, kendurkan baut setelan rem," Terang Zupri santai. Ya, pasti kalem doi mekanik bro, tak perlu keluar keringat banyak kalo sekedar tips standar beginii. Ente?Gak papa keringat itu tandanya  sehat. Nah, setelah itu tinggal lepas roda belakang.   

Bila roda sudah terlepas, tinggal buka satu demi satu komponen roda hingga kampas rem-nya terlepas juga. Seperti penjelasan di atas, cek kondisinya bila harus ganti, ya lembiru aja. Mencopot kampasnya sangat mudah, tinggak melepas dari hub-nya dan pegas peregangnya. Justru yang rada keringatan soal urutan di atas tadi. “Terakhir pasang kembali komponen tadi, dengan urutan terbalik juga setel ulang mur penyetel dengan jarak main bebas 20-30 mm,” tutup Empi, sapaan akrabnya

Sumber : maniakmotor.com

Kawasaki Ninja RR 150: Khusus Buat OMR


GILAMOTOR.com. – Sebuah bengkel kebanyakan memiliki motor andalannya, entah itu modifikasi tampilan atau mesin. Contohnya Kawasaki Ninja 150 RR milik bengkel Banky Motor Sport (BMS) ini. Motor bermesin 2 tak ini menjadi andalan bengkel untuk turun di ajang balap kelas OMR 2 tak 150 cc.

Tentunya mesin sudah diupgrade, tapi pastinta enggak bisa bebas upgrade karena harus menyesuaikan regulasi yang ada.

“Sebenarnya speknya enggak ekstrim-ekstrim banget. Mau aplikasi ke motor harian juga bisa,” ungkap Maman, sang mekanik yang mengoprek Ninja ini.

Supaya bisa melaju cepat, ubahan utama motor tim BMS DFR Sinnob Racing Team ini terletak pada silinder head dan karburatornya. Seperti porting-polish dan papas head 0,5 mm supaya kompresi lebih padat. “Kalau karburator pakai copotan Honda RS yang berdiameter 39 mm,” ungkap Maman lagi.

Meski karburator sudah mumpuni, kalau saluran masuk alias intakenya masih standar tentu hasilnya enggak bakalan maksimal. Makanya Maman menggusur intake standar dengan intake V-Force 3.

“Part ini mudah ditemuin kok di speed shop-speed shop,” katanya.

Kalau piston sih standar-standar saja mengikuti regulasi yang ada.

Nah kualitas bagian head dan saluran masuk gas bakar sudah ditingkatkan, enggak ketinggalan saluran gas buang alias knalpot harus mengikuti ubahan dong. Untuk itu knalpot khusus Kawasaki Ninja RR 150 keluaran AHM disematkan. Jadi laju motor enggak ketahan di knalpot yang kurang mumpuni.

Berikutnya tinggal seting dan pasang bagian pendukung lainnya. Seperti gear Sinnob ukuran 16-41 yang dirasa pas untuk turun di Sirkuit Sentul. “Kalau gear sebenarnya menyesuaikan, tapi untuk Sentul ukuran segini udah pas,” tutur Maman dari markas BMS di jalan Juanda, Depok.

Berikutnya pemasangan gas spontan Kitaco supaya buka tutup gas lebih cepat.

Karena memang dibuat khusus untuk balapan, maka bodi motor dibuat ulang semuanya dari bahan fiberglass. Tentu bentuk bagian depan dibuat lebih streamline supaya mudah membelah angin. Untuk karet bundar pakai keluaran FDR.

Pretasi yang sudah ditorehkan motor pacuan Tomi Patria pada tahun lalu cukup lumayan. Tahun 2011 lalu masuk juara 3 kelas OMR 2 tak 150 cc. “Kalau tahun sebelumnya sempat pertama,” bangga Maman…


Spesifikasi
Bodi                             : Custom full fiber
Footstep                      : Nui
Gas spontan                : Kitaco
Ban depan                   : FDR Sport FR slick
Ban belakang              : FDR Sport XR
Sumber : gilamotor.com

Honda Tiger (Banjarnegara), Street Fighter Pakai Radiator...!


ManiakMotor– Buritan nungging, sasis pendek, tangki bagian atas membubung, bodi-bodi yang menyiku konsisten plus kaki-kaki yang kekar. Yess, terus apa maksudnya?  Itu adalah ciri street fighter (SF). Orang bule menemukannya dalam karya modifiksi. Lalu diperbaharui pabrikan moge. Terus, produsen motor kecil juga latah. Biasa itu, mirip model rambut.

Sama dengan Honda Tiger lansiran 1995 ini, rangka buritannya dipotong 20 cm dan dinaikkan 30o. Sengaja dibikin begitu, agar aura SF bisa didapat dengan penempatan cover atau boks alias bodi buntut yang sekaligus jok bertingkat.  

“Bodinya hanya memainkan fiberglass yang konturnya kosisten siku-siku. Termasuk tangki,”  kata Agung Nugroho Setyawan alias Wawan dari rumah modifikasi One Brutallle Modification (OBM) di Banjarnegara, Jateng.

Konstruksi sasis belakang itu juga ada hubungan dengan dua kenalpot di bawah kolong jok (under tail) yang pura-pura moge. Kedua cabang silincer bisa nongol di situ. Tanpa itu, silincer akan terlalu dekat dengan roda. Itu pun bodi buritan harus  ‘tipis’. Menipisnya bodi belakang, justru dinamis yang sama dengan manis lah.  

Pakai radiator, bro...
Alunan, eh, ritme modifikasi SF yang siku-siku ini merambat pada konstruksi lengan ayun. Maklum, lengan ayun buatan sendiri. Jadi bisa disesuaikan dengan fitur buritan nungging dan bodi. Perhatikan baik-baik siku-siku lengannya, seragam dengan seluruh bodi yang tampil SF. Itu makin jelas lantaran suspensi belakang monosok.  

Sokbreker depan yang up-side down dibuat lebih tinggi, untuk mengimbangi buritan yang nungging. Katanya sih, dengan teknik ini sokbreker depan berfungsi dengan baik. Sebab, ini motor setiap saat dipakai turung komunitas OBM. “Makanya pijakan kakinya tetap di depan mesin, ergonomik untuk perjalanan jauh,” terang Wawan seperti ahlinya SF dari Eropa. Pokoknya, soal SF dia fasih bangat menerangkannya. Pabrikan sih ‘putus’ soal promosi SF.

Demi SF yang seolah-olah moge, silakan lacak di Google kalau ada Tiger 2000 yang dilengkapi  radiator.  Ya, mungkin hanya SF ijo ini. Bagian bawah motor jadi besar. Belum lagi tambahan engine guard, sirip-sirip, dan airscoop yang mengarahkan angin ke radiatori. “SF moge di Eropa yang buat turing umumnya pakai radiator. Saya pakai radiator Ninja 150, tapi sayang belum berfungsi,” kekeh modifikator yang punya style rambut vokalis band ini.
Sumber : maniakmotor.com

Wkwkwkw... Ardel
 
Copyright © 2010. Pamer Motor - All Rights Reserved
Publish By Travel Web Desain