Terbaru :

Modifikasi Honda CBR250, Olinya Macan...!


ManiakMotor – Auuum... macan oi atau oi macan. Jangan lariiii brosist, itu hanya gambar teknik stiker air, bukan air pakai beras, eh airbrush.  Gara-gara gambar kepala macan ini, tangki, boks samping dan fairing standar Honda CBR250 tidak bisa dipertahankan.  Wilayah ini harus besar untuk media gambar. Hasilnya memang menonjol dengan dasar kuning  yang macannya merah. Lihat saja gambar di foto dari pada diterangkan. Nggak buta warna kan...?

Selidik punya lacak, warna dan macan ada artinya. Macan ini berkepala singa dan badanya harimau. Wah, sama-sama seyem. Ini lambang  Liger Oil, pelumas berbagai macam industri, termasuk motor.  Maka CBR250 ini bukan untuk wara-wiri, tapi pajangan atau branding di kantor Liger Oil. Perawatan tetap, termasuk ganti oli, ya oli Liger dong, Stiron 4T, SAE 10W-40.

Dimensi kepala macan muncul, tangki harus besar dari aslinya. “Gampang, hanya pakai  kondom,  itu pekerjaan saya sehari-hari,” bilang Steven Lay dari rumah modif Layz Motor, di Jl. Pesanggrahan No. 8, Jakarta Barat yang sekarang juga ada di Jalana Panjang, Jakarta Selatan.

Butut Thailand
Bodi dan stiker termasuk asksesori adalah kesatuan tampilan. Lucu dong, gambar harimau tapi bodinya kurus. Makanya si Lae, maaf salah. Kalau itu panggilan ala kita orang Medan. Yang ini Lay yang pekerjaannya berkutat dengan serat kaca alias fiberglass.

Si Lay hanya membuat visualisasi seolah-olah tangki besar dengan kondom yang bukan dari karet tadi. Kondomnya cukup diikat baut dari sasis kiri-kanan. Moncong macan utuh, karena sasis samping telah jadi bodi dari fiber juga. Gambar badan harimau sampai bodi haluan. Bodi buntut itu bukan dari keahlian si Lay, tapi beli jadi asal Thailand.

Buntut yang tidak ada sopnya ini, malah berikut lampu belakang. Memang tidak bisa dimakan brosist. Sebab dudukan baut semua sama dengan aslinya, karena memang peruntukannya resmi untuk CBR250. Modelnya slip on, bukan two pieces. Tapi perlu pelat besi, untuk menjaga buritan belakang tidak ambles. Cukup satu baut bersama pelat pada sasis paling ujung pemegang buntutnya. Sedang bagian atas dari dalam bodi diberi double tape paling rekat.

Ya, semakin tidak bisa ditelan buntutnya. Kecuali digoreng bersama Liger. Tapi kalau kepalanya, sudah pasti jangan. Lha wong kepala macan kok.  Macamnya kamu tuh, Jaka Sembung Golok. Adi

Sumber : maniakmotor.com
Share this article :
 
Copyright © 2010. Pamer Motor - All Rights Reserved
Publish By Travel Web Desain